Friday, May 19, 2017

Tugas Online 3 Filsafat Manusia

Nietzsche
Nietzsche adalah seorang filsuf yang memiliki pemikiran naturalistic (naturalistic thinker) yang melihat manusia dari insting-insting alamiahnya (natural instincts) yang mirip dengan hewan, maupun makhluk hidup lainnya. Nietzsche menolak konsep filsafat tradisional, seperti kehendak bebas (free will), substansi (substances), kesatuan jiwa, dan lain sebagainya. Nietzsche terkenal sebagai filsuf yang melihat dunia secara positif.

Pemikiran Nietzsche yang paling terkenal antara lain adalah mengenai kehendak untuk berkuasa (the will of power). Ada 3 pengertian dasar mengenai kehendak untuk berkuasa (the will of power), yakni
  • kehendak untuk berkuasa sebagai abstraksi dari realitas,
  • sebagai aspek terdalam sekaligus tertinggi dalam realitas (the nature of realty), dan
  • sebagai realitas itu sendiri (realty as such)

Ketiga makna tersebut dapat disingkat sebagai hakekat terdalam dari alam semesta beserta dengan geraknya yang dilihat dari sisi yang paling gelap. Kehendak untuk berkuasa adalah dorongan yang mempengaruhi dan membentuk apapun yang ada, sekaligus merupakan hasil dari semua proses-proses realita itu sendiri. Dorongan ini tidak dapat ditahan apalagi dimusnahkan karena segala sesuatu yang ada berasal dari padanya. Semua ini terjadi tanpa ada satu sosok yang disebut pencipta, atau subyek agung. Semua ini adalah gerak realitas itu sendiri yang berjalan mekanis, tanpa pencipta dan tanpa arah. Menurut Nietzsche, dunia ini manusia hanya membutuhkan dua hal untuk mendapatkan pengetahuan, yaitu subjektivitas (subjectivity) dan kemampuan untuk menafsir (interpretation).

Pemikiran Nietzsche mengenai kehendak untuk berkuasa bukanlah pandangan dunia yang sistematis. Konsep ini lebih merupakan upayanya untuk menyibak berbagai situasa dalam dunia, dan menemukan yang menjadi dasar dari semuanya. Konsep ini lahir dan berkembang setelah membahas konsep kehendak buta milik Schophenhauer. Kehendak untuk berkuasa mencakup sikap merayakan hidup dengan segala sesuatu yang ada di dalamnya, dan keberpihakan ada energi-energi yang selama ini ditekan oleh agama dan moral tradisional, namun kehendak berkuasa juga bisa dilihat sebagai simbol dari kritiknya terhadap modernitas. Nietzsche mengajak untuk menerima diri kita apa adanya, tidak menolak, atau bahkan mengutuk kekuasaan yang sesungguhnya merupakan dorongan alamiah kita sebagai manusia. Dengan penerimaan semacam ini, kekuasaan tidak lagi menjadi destruktif, tetapi bisa didorong sebagai kekuatan untuk mencipta.

Saturday, April 22, 2017

Tugas Online 2 Filsafat Manusia

Schopenhauer
  1. Biografi Singkat
Arthur Schopenhauer lahir di Danzig (sekarang Gdańsk). Dia adalah putra dari Heinrich Floris Schopenhauer dan Johanna Schopenhauer. Kedua orang tuannya adalah keturunan orang kaya Jerman dan keluarga bangsawan. Keluarga Schopenhauer pindah ke Humburg ketika Kerajaan Prussia dikuasai Polish-Lithuanian Commonwealth kota Danzig tahun 1793. Tahun 1805, ayah Schopenhauer bunuh diri. Setelah itu, ibu Schopenhauer, Johanna pindah ke Weimar, yang kemudian menjadi pusat literatur Jerman. Kepergiannya ke sana untuk melanjutkan kariernya sebagai penulis. Setahun kemudian, Schopenhauer meninggalkan bisnis keluarganya yang ada di Humburg. Dia pergi ke Weimar dan tinggal dengan ibunya.

Schopenhauer pun kuliah dan menjadi mahasiswa di Universitas Göttingen pada tahun 1809. Pada masa perkuliahannya, dia belajar tentang metafisika dan psikologi di bawah bimbingan Gottlob Ernst Schulze, penulis buku Aenesidemus, yang mengajurkannya agar berkonsentrasi pada Plato dan Immanuel Kant. Pada tahun 1811 sampai tahun 1812, dia mengikuti kuliah dari Johann Gottlieb Fichte, seorang filsuf post-Kant terkemuka dan dari seorang teolog Friedrich Schleiermacher.

Selama di Berlin

Pada tahun 1814, Schopenhauer memulai pekerjaannya sebagai penulis dengan judul bukunya The World as Will and Representation (Die Welt als Wille und Vorstellung), Dunia sebagai Kehendak dan Gagasan. Dia menyelesaikannya pada tahun 1818 dan menerbitkannya setahun kemudian. Pada tahun 1820 Schopenhauer menjadi dosen di Universitas Berlin. Dia menjadwalkan untuk memberikan kuliah yang sama dengan pemikiran filsuf terkenal G. W. F. Hegel. Schopenhauer menyebutnya sebagai clumsy charlata. Namun, hanya lima orang yang berminat mengikuti kuliahnya dan dia pun di keluarkan dari akademi tersebut.
Ketika berada di Berlin, Schopenhauer pernah menjadi tersangka atas tuduhan dari seorang wanita bernama Caroline Marquet. Wanita tersebut menuduh Schopenhauer telah mendorongnya. Di dalam pengadilan Schopenhauer bersaksi bahwa wanita itu telah mengganggunya dengan suaranya yang keras di depan pintu Schopenhauer. Caroline Marquet pun menuduh Schopenhauer telah memukulnya setelah wanita itu menolak untuk pergi dari pintunya. Marquet pun menang di dalam pengadilan tersebut. Schopenhauer pun dituntut membayar wanita itu selama dua puluh tahun ke depan. Ketika perempuan itu meninggal dunia, Schopenhauer menulis sertifikat kematiannya dengan Obit anus, abit onus ("The old woman dies, the burden flies"). Hal inilah mungkin yang membuat dia sangat membenci wanita.
Pada tahun 1812, dia jatuh cinta kepada seorang gadis berusia Sembilan belas tahun Gadis itu seorang penyanyi opera dan bernama Caroline Richter. Mereka pun sempat berhubungan dengannya selama beberapa tahun. Namun, dia membatalkan rencana pernikahannya.
Setelah kematian ayahnya, Schopenhauer meneruskan bisnis ayahnya sebagai pedagang. Usaha itu dijalankannya selama dua tahun. Sedangkan ibunya pergi ke Weimar. Schopenhauer pun belajar di Gota Gym. Setelah itu, dia meninggalkannya karena muak dengan cercaan gurunya. Dia pun pergi ke tempat menemui ibunya. Ibunya pda waktu itu telah membuka sebuah salon kecil. Namun, dia tidak cocok dengan pekerjaan ibunya itu dan dia pun muak dengan ibunya yang dianggap melupakan kenangan bersama ayahnya. Schopenhauer pun kemudian berkuliah di sebuah universitas. Di sana dia menulis buku pertamanya, On the Fourfold Root of the Principle of Sufficient Reason.


Pindah ke Frankrut



Pada tahun 1813, wabah kolera menyerang Berlin dan Schopenhauer tinggal di kota itu. Schopenhauer pun menetap di Frankfrut tahun 1833. Pada saat itu, dia telah berusia dua puluh tujuh tahun. dia tinggal sendirian di Frankfrut, kecuali dengan binatang kesangannya Atman dan Butz. Karyanya berupa pemikiran yang paling menonjol di sepanjang hidupnya adalah Senilia. Judul ini diterbitkan sebagai penghargaan kepadanya. Schopenhauer mempunyai sebuah undang-undang yang kuat. Pemikiran Schopenhauer banyak dipengaruhi oleh pandangan Buddha dan filsuf Imanuel Kant. Kekagumannya kepada keduanya itu ama besar. Hal ini terlihat dari ruang kerjanya dipasang dengan kedua patung tokoh tersebut.


Pada tahun 1833, Dia hidup sebagai bujang kaya berkat warisan orangtuanya. Schopenhauer hidup dengan ketakutan kerena dia merasa terancam. Oleh sebab itu, dia sering tidur dengan pistol di sampingnya. Ia banyak menerbitkan tulisan, namun tidak laku dijual. Dia sendirilah yang membeli buku karya tulisannya untuk disimpan. Beberapa tahun menjelang akhir hidupnya, barulah ia terkenal. Buku yang disimpannya itupun diedarkannya. Schopenhauer hidup sendiri. rencana pernikahannya selalu berantakan. Dia menganggap hidup dengan banyak orang memuakkan dan membuang waktu baginya. Ia menhina dan mengejek Kaum wanita sebagai “para karikatur”.

Akhir Hidupnya

Pada tahun 1860, keadaannya mulai memburuk. Dia pun meninggal pada 21 September 1860 karena gagal jantung ketika duduk di bangku sekitar rumahnya. Dia meninggal pada usia yang ketujuh puluh dua tahun.

    2. Pemikiran Filosofis

Filsafat Keinginan

Schopenhauer memberikan fokus kepada investigasinya terhadap motivasi seseorang. Sebelumnya, filsuf terkemuka Hegel telah mempopulerkan konsep Zeitgeist, ide bahwa masyarakat terdiri atas kesadaran akan kolektifitas yang digerakkan di dalam sebuah arah yang jelas. Schopenhauer memfokuskan diri untuk membaca tulisan-tulisan dua filsuf terkemuka pada masa kuliahnya, yaitu Hegel dan Kant. Schopenhauer sendiri mengkritik optimisme logika yang dijelaskan oleh kedua filsuf terkemuka tersebut dan kepercayaan mereka bahwa manusia hanya didorong oleh keinginan dasar sendiri, atau Wille zum Leben (keinginan untuk hidup) yang diarahkan kepada seluruh manusia.
Schopenhauer sendiri berpendapat bahwa keinginan manusia adalah sia-sia, tidak logika, tanpa pengarahan dan dengan keberadaan, juga dengan seluruh tindakan manusia di dunia. Schopenhauer berpendapat bahwa keinginan adalah sebuah keberadaan metafisikal yang mengontrol tindak hanya tindakan-tindakan individual, agent, tetapi khususnya seluruh fenomena yang bisa diamati. Keinginan yang dimaksud oleh Schopenhauer ini sama dengan yang disebut dengan Kant dengan istilah sesuatu yang ada di dalamnya sendiri.
Pandangan filosofis Schopenhauer melihat bahwa hidup adalah penderitaan. Schopenhauer menolak kehendak. Apalagi dengan kehendak untuk membantu orang menderita. Ajaran Schopenhauer menolak kehendak untuk hidup dan segala manifestasinya, namun ia sediri takut dengan kematian. I'AM STAYING HERE

Keputusan dan Hukuman

Schopenhauer menjelaskan seseorang yang hendak mengambil keputusan. Menurut dia, ketika kita mengambil keputusan, kita akan diperhadapkan dengan berbagai macam akibat. Oleh sebab itu, keputusan yang diambil memiliki alasan atau dasar. Keputusan-keputusan ini menjadi tidak bebas lagi bagi si pemilihnya. Pemilih itu harus diperhadapkan kepada beberapa akibat dalam sebuah keputusan. Segala tindakan yang dilakukan seseorang merupakan kebutuhan dan tanggung jawabnya. Segala kebutuhan dan tanggung jawab itu pun sudah dibawa sejak lahir dan bersifat kekal. Schopenhauer juga menegaskan jika tidak ada keinginan bebas, haruskah kejahatan dihukum?

Catatan

Filsafat Schopenhauer ini termasuk ke dalam Idealisme Jerman. Pendapat ini dibuktikan melalui perbandingan antara filosofis Schopenhauer dengan pandangan Idealisme Jerman. Keduanya mengajarkan bahwa realitas bersifat subjektif, artinya keseluruhan kenyataan merupakan konstruksi kesadaran Subjek. Dunia ini juga dipandang sebagai ide. Pandangan Schopenhauer ini pun dijadikan wakil dari Idealisme Jerman. Sekalipun memang ada hal-hal yang bersifat lebih khusus dan fundamental yang membedakan pemikiran Schopenhauer dengan Idealisme Jerman. Bagi Schopenhauer, dasar dunia ini transcendental dan bersifat irasional, yaitu kehendak yang buta. Kehendak ini buta, sebab, sebab desakannya untuk terus-menerus dipuaskan tidak bisa dikendalikan dan tidak akan pernah terpenuhi. Namun, justru keinginan yang tak sampai berarti penderitaan. Selanjutnya, menurut dia bahwa kehendak transendental itu mewujudkan diri dalam miliaran eksistensi kehidupan, maka hidup itu sendiri merupakan penderitaan. Jalan keluar yang diusulkan Schopenhauer ini pun cukup logis. Kalau hidup ini adalah penderitaaan, maka pembebasan dari penderitaan tersebut tentunya akan tercapai melalui penolakan kehendak untuk hidup. Konkretnya adalah lewat kematian raga dan bela rasa.
Cara pemikiran Schopenhauer ini menarik. Namun, tetap saja memiliki kesalahan. Masalah dalam filsafatnya berkaitan dengan pandangannya atas pengetahuan tentang prinsip individuasi. Menurut Schopenhauer, berkat pengetahuan inilah manusia sadar bahwa dirinya adalah sama dengan semua makhluk hidup lain (dasar dari sikap bela rasa) sehingga dia tidak perlu memutlakkan diri dan keinginannya (dasar sikap mati raga atau penyangkalan diri). Tanpa pengetahuan ini, manusia tidak akan mengalami pencerahan dan tetap berada dalam kegelapan.
Anggapan Schopenhauer ini menekankan dua hal, yaitu bahwa kesadaran manusia terbukti lebih kuat dibandingkan nafsu dan keinginannya, dan bahwa karena itu ia juga mampu memperhatikan keadaan kepentingan orang lain, di dalam hal ini berarti bahwa manusia bukanlah makhluk egois sebagai mana yang dipikirkan oleh Schopenhauer. Namun, jika kesadaraan bisa menguatkan manusia menyangkal diri dan berbela rasa, bukankah demikian kehendak untuk hidup itu sendiri bukan merupakan dasar dari segalanya?



    3. Komentar Penulis

Menurut saya, pemikiran Schopenhauer sebagian besar merupakan adaptasi dan berpacu pada pemikiran Kant dan Hegel. Pemikiran Schopenhauer akan wanita disebabkan oleh pengalaman pribadi nya yang telah dikecewakan oleh wanita yang penting bagi nya beberapa kali sehingga secara tidak langsung dan tanpa disadari Schopenhauer mengalami trauma seshingga ia menjaga jarak dengan wanita.

Ide-ide atau gagasan yang Schopenhauer miliki tidak jauh berbeda dari pemikiran filsuf yang sudah ada sehingga kurang diminati oleh masyarakat, hal tersebut dapat dilihat dari hasil buku-buku buatannya yang tidak laku dan sewaktu ia mengajar di universitas. Apabila Schopenhauer dapat mengembangkan pemikiran filsuf yang sudah ada menjadi lebih berkembang lagi kemungkinan masyarakat akan lebih tertarik dengan ide gagasannya.

Filosofi hidupnya mengenai keinginan hidup dan kehendak buta cukup dapat menarik perhatian masyarakat akan tetapi sayangnya filosofi dan buku nya baru banyak di kenali oleh masyarakat setelah Schopenhauer menutup masa hidupnya.

Demikian Tanggapan dari sang penulis, mohon maaf jika kurang berkenan di hati dan semoga artikel ini dapat memenuhi tugas online 2 Filsafat Manusia dengan baik dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi orang lain.


Saturday, April 1, 2017

Tugas Online 1 Filsafat Manusia

Rene Descartes

René Descartes atau yang juga dikenal sebagai Renatus Cartesius dalam literature berbahasa latin, adalah seorang filsuf dan matematikawan Perancis.  Karyanya yang terpenting ialah Discours de la méthode (1637) dan Meditationes de prima Philosophia (1641). Rene Descartes sering disebut sebagai bapak filsafat modern. Rene Descartes lahir di La Haye Touraine-Prancis dari sebuah keluarga borjuis. Descartes, kadang dipanggil "Penemu Filsafat Modern" dan "Bapak Matematika Modern", adalah salah satu pemikir paling penting dan berpengaruh dalam sejarah barat modern. Dia menginspirasi generasi filsuf kontemporer dan setelahnya, membawa mereka untuk membentuk apa yang sekarang kita kenal sebagai rasionalisme kontinental, sebuah posisi filosofikal pada Eropa abad ke-17 dan 18.
Pemikirannya membuat sebuah revolusi falsafi di Eropa karena pendakatan pemikirannya bahwa semuanya tidak ada yang pasti, kecuali kenyataan bahwa seseorang bisa berfikir. Ini juga membuktikan keterbatasan manusia dalam berfikir dan mengakui sesuatu yang di luar kemampuan pemikiran manusia. Karena itu, ia membedakan "fikiran" dan "fisik". Pada akhirnya, kita mengakui keberadaan kita karena adanya alam fikir.
Dalam bahasa Latin kalimat ini adalah: cogito ergo sum sedangkan dalam bahasa Perancis adalah: Je pense donc je suis. Keduanya artinya adalah:

"Aku berpikir maka aku ada". (Ing: I think, therefore I am) Atau, I think, therefore I exist.
Meski paling dikenal karena karya-karya filosofinya, dia juga telah terkenal sebagai pencipta sistem koordinat Kartesius, yang memengaruhi perkembangan kalkulus modern.
Ia juga pernah menulis buku sekitar tahun 1629 yang berjudul Rules for the Direction of the Mind yang memberikan garis-garis besar metodenya. Tetapi, buku ini tidak komplet dan tampaknya ia tidak berniat menerbitkannya. Diterbitkan untuk pertama kalinya lebih dari lima puluh tahun sesudah Descartes tiada. Dari tahun 1630 sampai 1634, Descartes menggunakan metodenya dalam penelitian ilmiah. Untuk mempelajari lebih mendalam tentang anatomi dan fisiologi, dia melakukan penjajakan secara terpisah-pisah. Dia bergumul dalam bidang-bidang yang berdiri sendiri seperti optik, meteorologi, matematika, dan berbagai cabang ilmu lainnya.
Sedikitnya ada lima ide Descartes yang punya pengaruh penting terhadap jalan pikiran Eropa:
(a) pandangan mekanisnya mengenai alam semesta;
(b) sikapnya yang positif terhadap penjajakan ilmiah;
(c) tekanan yang, diletakkannya pada penggunaan matematika dalam ilmu pengetahuan;
(d) pembelaannya terhadap dasar awal sikap skeptis; dan
(e) penitikpusatan perhatian terhadap epistemologi.

Karya Filsafat Rene Descartes :

1) Pengetahuan yang Pasti
Karya filsafat Descrates dapat dipahami dalam bingkai konteks pemikiran pada masanya, yakni adanya pertentangan antara scholasticism dengan keilmuan baru galilean-copernican. Atas dasar tersebut ia dengan misi filsafatnya berusaha mendapatkan pengetahuan yang tidak dapat diragukan. Metodenya ialah dengan meragukan semua pengetahuan yang ada, yang kemudian mengantarkannya pada kesimpulan bahwa pengetahuan yang ia kategorikan ke dalam tiga bagian dapat diragukan.
   1.Pengetahuan yang berasal dari pengalaman inderawi dapat diragukan, semisal kita memasukkan kayu lurus ke dalam air maka akan tampak bengkok.
    2.Fakta umum tentang dunia semisal api itu panas dan benda yang berat akan jatuh juga dapat diragukan. Descrates menyatakan bagaimana jika kita mengalami mimpi yang sama berkali-kali dan dari situ kita mendapatkan pengetahuan umum tersebut
   3.Logika dan Matematika prinsip-prinsip logika dan matematika juga ia ragukan. Ia menyatakan bagaimana jika ada suatu makhluk yang berkuasa memasukkan ilusi dalam pikiran kita, dengan kata lain kita berada dalam suatu matriks.
Dari keraguan tersebut, Descrates hendak mencari pengetahuan apa yang tidak dapat diragukan. Yang akhirnya mengantarkan pada premisnya Cogito Ergo Sum (aku berpikir maka aku ada). Baginya eksistensi pikiran manusia adalah sesuatu yang absolut dan tidak dapat diragukan. Sebab meskipun pemikirannya tentang sesuatu salah, pikirannya tertipu oleh suatu matriks, ia ragu akan segalanya, tidak dapat diragukan lagi bahwa pikiran itu sendiri eksis/ada.
Pikiran sendiri bagi Descrates ialah suatu benda berpikir yang bersifat mental (res cogitans) bukan bersifat fisik atau material. Dari prinsip awal bahwa pikiran itu eksis Descrates melanjutkan filsafatnya untuk membuktikan bahwa Tuhan dan benda-benda itu ada.

2) Ontologi Tuhan dan Benda
Berangkat dari pembuktiannya bahwa pikiran itu eksis, filsafatnya membuktikan bahwa Tuhan ada dan kemudian membuktikan bahwa benda material ada.
Descrates mendasarkan akan adanya Tuhan pada prinsip bahwa sebab harus lebih besar, sempurna, baik dari akibat. Dalam pikiran Descrates ia memiliki suatu gagasan tentang Tuhan adalah suatu makhluk sempurna yang tak terhingga. Gagasan tersebut tidak mungkin muncul/disebabkan oleh pengalaman dan pikiran diri sendiri, karena kedua hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak sempurna dan dapat diragukan sehingga tidak memenuhi prinsip sebab lebih sempurna dari akibat. Gagasan tentang Tuhan yang ada dalam kepala (sebagai akibat) hanya bisa disebabkan oleh sebuah makhluk sempurna yang menaruhnya dalam pikiran saya, yakni Tuhan.
Setelah membuktikan adanya Tuhan, Descrates membuktikan bahwa benda material itu eksis. Ia menyatakan bahwa Tuhan menciptakan manusia dengan ketidakmampuan untuk membuktikan bahwa benda material itu sejatinya tidak ada. Bahkan Tuhan menciptakan manusia untuk memiliki kecenderungan pemahaman bahwa benda material itu eksis. Apabila pemahaman benda material eksis hanya merupakan sebuah matriks kompleks yang menipu pikiran manusia, itu berarti Tuhan adalah penipu, dan bagi Descrates, penipu ialah ketidaksempurnaan. Padahal Tuhan ialah makhluk yang sempurna, oleh karena itu Tuhan tidak mungkin menipu, sehingga benda material itu pastilah ada.

3) Metafisika
Bagi Rene Descrates, realitas terdiri dari tiga hal. Yakni benda material yang terbatas (objek-objek fisik seperti meja, kursi, tubuh manusia, dan sebagainya), benda mental-nonmaterial yang terbatas (pikiran dan jiwa manusia), serta benda mental yang tak terbatas (Tuhan).
Ia juga membedakan antara pikiran manusia dan tubuh fisik manusia. Pembagian ini juga mengantarkannya pada pembagian keilmuan. Realitas material sebagai ranah bagi keilmuan baru yang dibawa Galileo dan Copernicus, realitas mental bagi keilmuan dalam bidang agama, etika, dan sejenisnya.
Namun, dualismenya ini juga yang kerap kali menjadi kritikan bagi berbagai filsuf lainnya seperti Barkley misalnya. Problem utama dari dualisme tersebut ialah bagaimana pikiran dan tubuh berinteraksi satu sama lainnya. serta terjebak dalam pilihan ekstrem, baginya benda hidup selain manusia (contoh:hewan) tidak memiliki pikiran dan jiwa, sehingga hanya dipandang sebagai bentuk material sama halnya seperti mesin.


referensi : https://id.wikipedia.org/wiki/Ren%C3%A9_Descartes

-Novia-


Saturday, November 5, 2016

TUGAS MOTIVASI USAHA 2

MY GOALS!!!

Pada kesempatan kali ini saya diberikan tugas oleh dosen Motivasi Usaha saya untuk menceritakan Goal(s) saya. Goals saya sendiri saya bagi menjadi beberapa aspek, antara lain aspek pendidikan, karir atau bisnis, materi, hiburan dan lainnya.

Goal(s) saya adalah menjadi orang yang sukses dan dapat membahagiakan keluarga saya terutama mama saya. Untuk mencapai goals itu saya harus memiliki bisnis atau usaha sendiri dimana usaha yang terpikirkan oleh saya adalah bisnis makanan / kantin di kawasan perkantoran seperti sudirman, kuningan, dll lalu saya ingin membuka cabang kantin di sekolahan. Saya memasang target di tahun 2026 bulan januari atau kurang lebih sekitar 10 tahun lagi dari sekarang. Mengapa saya ingin memulai bisnis saya di bulan Januari 2026 atau bias kita sebut sebagai awal tahun, karena saya memiliki kebiasaan dimana saya ingin memulai suatu hal maka hal itu harus dimulai dari awal (awal hari; awal minggu; awal bulan; atau awal tahun) agar dapat menjadi lebih maksimal, tidak ada kekurangan ataupun cacat, saya ingin melakukan segala sesuatu dengan sebaik mungkin. Goals ini termasuk dalam aspek karir saya.

Sebelum membuka usaha kantin saya ingin menjadi seorang direktur bagian HRD di perusahaan yang ternama, dimana gaji bulanannya sudah jauh lebih tinggi dari gaji saya sekarang ini. Dari gaji yang tinggi itu saya akan mengumpulkan modal untuk membuka bisnis kantin saya. Saya sudah harus bisa menjadi seorang direktur di bulan maret 2024. Atau disaat saya berusia 29 tahun. Saya ingin menjadi direktur muda yang memiliki karir yang gemilang, untuk mendapatkan hal tersebut saya harus bekerja dengan lebih giat, teliti, dan banyak belajar hal baru, baik hal yang berupa teori maupun praktek, berdasarkan internet, buku, ilmu pengetahuan maupun dari lingkungan social disekitar saya agar saya dapat memperluas jaringan pertemanan dan bisnis saya dan membantu saya untuk menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi dalam bertindak dan mengambil keputusan dalam meneyelesaikan sebuah masalah. Setelah saya menjadi direktur dan berhasil membuka usaha kantin saya, saya akan tetap menjalankan peran saya sebagai direktur hingga usia 45 tahun dan selama saya masih menjabat sebagai direktur usaha kantin saya akan saya percayakan kepada saudara atau teman yang saya percayai, lalu saya ingin mengambil pensiun dini agar saya dapat mengurus bisnis saya secara langsung dan dapat mengembangkannya menjadi bisnis yang jauh lebih besar lagi, disamping itu saya tetap mendapatkan uang pensiun dari perusahaan. Goals yang satu ini juga termasuk dalam aspek karir saya.


Di bulan Februari 2024 saya ingin jalan-jalan ke Genting, Malaysia bersama keluarga saya untuk berlibur. Lalu di bulan Desember 2023 saya ingin jalan-jalan ke China bersama keluarga saya. Di bulan September 2023 saya ingin menjelajahi Hongkong. Saya ingin berlibur ke Thailand di bulan Maret 2023, menjelajahi jajanan Thailand, kuil-kuil dan tempat wisata lainnya bersama keluarga saya. Goals ini termasuk dalam goals lainnya atau bisa disebut hobby atau untuk liburan. Saya termasuk orang yang suka berjalan-jalan menjelajah terutama ke tempat tempat asing yang belum pernah saya singgahi.


Sebelum menjelajahi tempat tempat tersebut saya harus lulus dan wisuda S2 terlebih dahulu. Saya berencana untuk mengambil kuliah S2 di Atma Jaya dengan jurusan Psikologi Terapan untuk memudahkan saya dalam berkarir.


Saya ingin memiliki keluarga kecil dimana terdiri dari 2 orang anak (anak perempuan dan laki-laki), saya dan suami saya (dimasa depan). Cukup dua anak saja, untuk mensukseskan program KB, tapi jika kenyataan berkata lain maka apa boleh buat, saya akan menerima apapun itu. Saya berencana anak kedua saya adalah anak perempuan dan anak pertama saya adalah anak laki-laki. Pada tahun 2021 saya berencana untuk hamil anak kedua saya.

Agar saya dapat membeli rumah tersebut saya harus memiliki pekerjaan dengan penghasilan yang cukup tinggi. Untuk itu saya ingin menjadi seorang Manager untuk bagian HRD di perusahaan ternama seperti perusahaan swasta atau perusahaan asing yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Saya sudah harus bisa menjadi seorang Manager di bulan Januari 2021, namun jika lebih cepat maka akan jauh lebih baik. Melalui posisi manager ini juga dapat mempermudah jalur saya menuju posisi Direktur. Goals yang satu ini termasuk dalam aspek karir.



Di bulan Agustus 2021 saya memulai kuliah S2 saya dengan jurusan Psikologi Terapan. Goal yang ini termasuk dalam aspek pendidikan yang juga akan mendukung dalam karir saya, karena untuk era  jaman sekarang pendidikan sangatlah diperhatikan dalam dunia karir, namun skill dan sikap atau attitude juga berperan penting dalam dunia karir, jadi saya juga akan terus mengembangkan kemampuan dan potensi diri saya, begitu juga sikap dan dalam bersosialisasi. Goal ini termasuk dalam aspek pendidikan.

Pada bulan April 2021 saya sudah harus bisa mengambil cicilan rumah atas nama saya sendiri. Saya ingin memiliki rumah dengan dua kamar tidur, satu ruang tamu, satu kamar mandi, satu ruang dapur, tempat cuci piring dan baju, teras dan halaman kecil. Goal yang ini termasuk dalam aspek materi atau harta.

Sebelum mengambil rumah saya harus menjabat posisi Manager atau setara dengannya di bagian HRD di perusahaan ternama, dimana nama perusahaan tersebut sudahlah tidak asing lagi di terlinga masyarakat umum. Goal ini termasuk dalam kategori karir.

Desember 2020 saya merencanakan hamil anak pertama saya, dimana saya menginginkan anak laki-laki agar anak tersebut nantinya dapat menjadi anak yang berbakti dan dapat melindungi adik perempuannya kelak.

November 2020 saya ingin menikah dengan seorang laki-laki yang baik, mapan, jujur, rajin, setia, dan sayang dengan saya apa adanya. Namun hati tidaklah dapat diarahkan, jika hati saya berkata lain dan jatuh cinta dengan lelaki diluar kriteria tersebut, maka saya juga akan tetap menerima dan mendukung calon suami saya nantinya agar dapat menjadi pemimpin yang baik bagi keluarga kecil saya nantinya. Setelah menikah saya ingin honeymoon atau berbulan madu ke jepang, mengapa saya memilih jepang, karena saya suka dengan Negara jepang, kultur jepang, anime, manga (yang berasal dari Negara sakura teresebut) saya ingin mampir ke kuil-kuil di Jepang, ke pusat elektronik, game, dan tempat wisata lainnya disana bersama suami saya kelak.

Sebelum menikah pastinya saya harus lulus dan wisuda S1 saya di Universitas Esa Unggul, dan mendapatkan gelar Novia, S.Psi. di bulan oktober 2020. Goal pendidikan ini akan mendukung Goals karir saya kedepannya agar saya dapat mendapatkan posisi karir dan penghasilan yang jauh lebih baik lagi kedepannya.

Di bulan April 2019 saya ingin mengambil cicilan mobil, spesifikasi nya adalah mobil Honda Mobilip berwarna putih, agar saya dapat mengajak keluarga saya berjalan jalan dengan lebih mudah, dan saya dapat berpergian jauh dengan keluarga saya untuk berlibur keluar kota lebih mudah lagi.

Di bulan Juli 2018 saya ingin berjalan-jalan ke jogja, menjelajahi kota-kota di Indonesia lebih mendalam lagi. Lalu di bulan April 2018 saya ingin memulai investasi di Logam Mulia pecahan 10 gram, dan setiap tahunnya juga akan terus berjalan, namun untuk bulan pembeliannya tergantung pada harga pasaran pada umumnya juga, jadi tidak tergantung per 12 bulanan, jika harga emas LM sedang turun kemungkinan saya akan membeli nya dengan pecahan lebih besar jika kondisi keuangan memungkinkan dan mendukung. Saya ingin menjadikan hal ini sebagai hal rutim untuk investasi kedepannya, dan jika harga emas sedang naik dan melambung tinggi tidak menutup kemungkinan juga saya akan menjual emas tersebut.Di bulan Februari 2018 saya ingin jalan-jalan ke Semarang. Di bulan Juli 2017 saya ingin pulang ke kampong halaman orang tua saya, yaitu Kalimantan Barat lebih tepatnya di bagian singkawang dan pemangkat untuk sembahyang kuburan kakek dan nenek saya disana.

Di bulan Maret 2017 saya ingin mulai mengambil cicilan motor untuk saya kendarai agar lebih mudah kemana saja, kapan pun, dan dapat menghemat ongkos saya naik kendaraan umum. Untuk detailnya saya ingin membeli motor Honda Blade 125cc. Saya ingin memiliki benda- benda atau materi berdasarkan kemampuan saya sendiri, memulai segala nya dari nol (0). Pada My Goals ini saya menulis bahwa saya ingin membeli mesin Printer untuk memudahkan saya dalam mengerjakan tugas-tugas kuliah dan pekerjaan saya di tanggal 1 Desember 2016, namun untungnya saya sudah dapat membeli mesin tersebut di awal bulan November :)

Untuk goals jangka pendek saya adalah untuk mendapatkan pekerjaan baru di perusahaan bidang baru, dengan gaji yang lebih tinggi dibandingkan gaji sekarang ini, dan saya sangat berharap untuk pekerjaan baru ini dapat berhubungan dengan bagia HRD agar sejalan dengan jurusan perkuliahan saya dan dapat mempermudah jalur karir saya kedepannya. Sampai saat ini saya masih mencari pekerjaan tersebut dengan cara selalu mengupdate dan mengirim CV saya melalui website-website info lowongan pekerjaan, relasi dari orang-orang sekitar, dan saya juga sudah menjalankan beberapa interview dengan perusahaan bidang yang berbeda dan posisi yang berbeda, namun saya masih mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginan saya, baik dari segi gaji, lokasi, dan posisi.

Meskipun saat ini saya hanyalah seorang pegawai kontrak di sebuah Bank swasta dengan posisi sebagai Admin Customer Service, dan baru memulai perkuliahan saya di Universitas Esa Unggul dengan penjurusan Psikologi, namun saya akan terus bermimpi akan masa depan saya dan saya akan terus berusaha mewujudkan mimpi besar saya kedalam kenyataan, meskipun tidak bisa diwujudkan dalam waktu dekat, namun secara perlahan tapi pasti. Saya akan terus mengembangkan potensi yang ada didalam diri saya, banyak bersosialisasi untuk memperluas jaringan social saya agar dapat memudahkan kehidupan saya kedepannya. Saya juga ingin mendapatkan nilai yang bagus dalam aspek pendidikan saya, saya ingin mendapatkan nilai A dalam perkuliahan saya, dan ingin lulus dalam waktu yang jauh lebih cepat. Mimpi saya tidaklah berhenti sampai pada yang tertulis disini, namun mimpi saya akan terus berkembang seiring berjalannya waktu dan menjadi mimpi yang jauh lebih besar lagi.

Keep Dreaming and Make It Happen!
Believe In Yourself!
You Can Do It If You Want It!
Never Give Up!
Love What You Do, and Do What You Love :)

Friday, September 23, 2016

TUGAS MOTIVASI USAHA

Pada kesempatan ini saya ingin bercerita mengenai tokoh atau kisah yang sangat menginspirasi hidup saya untuk memenuhi tugas Motivasi Usaha. Bagi saya tokoh yang sangat menginspirasi dalam hidup saya adalah sosok seorang mama saya. Bagi saya mama saya adalah seseorang yang sangatlah kuat, namun disaat yang bersamaan juga sebagai seorang perempuan paling cantik yang penyayang, perhatian dan lemah lembut.

Papa dan mama saya sudah berpisah sejak tiga tahun yang lalu, namun sebenarnya mereka sudah tidak akur semenjak masih tinggal serumah, bahkan sejak saya masih sangat kecil. Penyebab dari ketidak akuran papa dan mama saya dikarenakan hadirnya orang ketiga dalam keluarga kami.  Keluarga inti saya terdiri dari tujuh orang, papa, mama, tiga kakak perempuan, dan satu orang adik perempuan.

Selama belasan tahun mama saya menahan rasa sakitnya baik sakit secara bathin maupun jasmani hanya demi kami, kelima orang anaknya. Sejak saya masih kecil saya sering kali menyaksikan pertengkaran mama dan papa saya tanpa disengaja, namun karena saya masih kecil dan tidak tahu harus berbuat apa akhirnya saya hanya bisa kembali ke kamar dan bersembunyi dibalik selimut saya.

Mama saya tidak pernah mengeluh dan terus menjalankan kewajibannya sebagai seorang ibu rumah tangga, memasak untuk keluarganya dan mengurus rumah tangga nya dengan baik. Beliau selalu mengutamakan kepentingan anak anak nya diatas kepentingannya sendiri. Mama saya akan mengusahakan berbagai cara demi masa depan anak-anaknya, disaat papa saya sudah tidak mengakomodasikan kehidupan kami sekeluarga mama saya mengeluarkan semua sisa tabugannya yang ia kumpulkan secara diam diam dari papa saya selama bertahun tahun dan menahan malu untuk meminjam dana dari kerabat kami hanya agar kami dapat meneruskan pendidikan kami hingga selesai.

Meskipun mama saya sedang sakit, ia tetap menjalankan tugas nya dengan baik, dan tetap mengutamakan kesehatan dan kepentingan anak-anaknya bagaimanapun kondisinya. Meskipun begitu, mama saya tetap mendidik kami dengan keras, agar kami tidak masuk ke jalan yang salah, bahkan mama saya juga menghukum kami secara keras seperti memberikan hukuman fisik jika kami melakukan hal yang salah.

Dan sekarang, meskipun kami sudah tidak tinggal bersama papa kami dan anak anaknya sudah mulai memiliki penghasilannya masing masing, mama saya tidak pernah menuntut apapun dari kami. Disaat kami anak-anaknya berinisiatif untuk memberikan suatu hadiah yang special untuk beliau, mama saya pasti akan berkomentar "tidak usah, lebih baik uang nya kamu simpan untuk kebutuhan kamu kedepannya".

Diumurnya yang sudah cukup tinggi ini, dimana yang seharusnya sudah menikmati benih yang ia tanam, yaitu anak anak yang sudah dibesarkannya dan tidak memikirkan beban apapun lagi, mama saya malah sebaliknya. Meskipun kedua anaknya sudah ada yang menikah dan sudah memiliki anak, dan keluarga nya sendiri, mama saya masih mengkhawatirkan kami semua, bahkan beliau masih terpikirkan mengenai bagaimana kesehatan cucu nya, dibandingkan kesehatannya sendiri. Ia selalu tersenyum dan menunggu kepulangan anaknya dari tempat kerja dan menyiapkan makanan untuk anaknya  yang sudah lelah setelah seharian bekerja di kantor dan terjebak macet di jalanan.

Dari mama saya, saya dapat mempelajari bahwa dalam hidup ini memberi tidak perlu mengharapkan balasan. Dan dari mama saya, saya dapat benar benar memahami apa makna menyayangi yang sebenarnya tanpa syarat apapun, dan tanpa mengharapkan apapun, Dimana orang yang kita sayangi bahagia, disitulah kita juga akan ikut merasa bahagia. Dan dalam menyayangi, bukan berarti harus selalu mengikuti kemauan atau memberikan apapun yang orang kita sayang inginkan, terkadang kita juga harus bersikap keras dan tidak menuruti kemauan orang yang kita sayang, jika hal tersebut tidaklah baik. Berkat mama saya, saya dapat tumbuh menjadi orang yang lebih mandiri dan dapat jalan di jalan yang benar. Terima Kasih Mama :)

PERKENALAN DIRI

Blog ini merupakan blog yang pertama yang saya buat, sebelumnya saya tidak pernah terpikirkan untuk membuat sebuah blog khusus untuk saya. Blog ini saya buat bertujuan untuk memenuhi tugas kuliah Motivasi Usaha. Saat ini saya bekerja di suatu bank swasta sebagai Adm CS, dan saya juga belajar atau berkuliah di Universitas Esa Unggul. Saya mengikuti program kelas karyawan di UEU, dan mengambil jurusan Psikologi.

Saya baru mulai mengambil program S1 di UEU tahun ini, dimana teman-teman sekolah seangkatan saya sudah mulai memasuki semester 7 dalam program kuliah S1 mereka. Dikarenakan beberapa alasan pribadi saya harus menunda kuliah saya selama kurang lebih 3 tahun, dan harus terjun ke dunia kerja terlebih dahulu.

Awalnya saya sudah putus asa dalam mengambil program S1 ini, namun dikarenakan tuntutan pekerjaan dan ditambah keinginan saya untuk belajar dan mengambil gelar S1 sebagai modal bagi saya, dan berkat dorongan dorongan dari orang sekitar saya akhirnya saya mengambil program S1 ini.

Saya masih belum terpikirkan akan apa yang akan saya tuliskan dalam blog ini kedepannya, kemungkinan saya akan menggunakan media ini sebagai tempat saya bercerita mengenai kehidupan saya lebih lengkap dan detailnya. Namun saya juga akan mengusahakan untuk menuliskan beberapa hal yang berhubugan dengan hal yang saya pelajari di jurusan yang saya ambil yaitu psikologi, untuk berbagi informasi yang mungkin dapat membantu untuk memuaskan rasa haus akan informasi mengenai psikologi atau mungkin dapat membantu permasalahan para pembaca dan juga untuk mengembangkan kemampuan saya dalam menulis dan lebih mendalami ilmu psikologi.

Saya harap blog saya dapat berguna bagi masyarakat pada umumnya dalam berbagai aspek :)